Thursday, 3 October 2013

DEFINISI TELINGA | BAGIAN-BAGIAN TELINGA | PENYAKIT PADA TELINGA



gambar telinga

Definisi Telinga

Telinga menurut Kamus besar Bahasa Indonesia yaitu Organ Pendengaran.
Dalam istilah, Telinga adalah alat indra yang memiliki fungsi untuk mendengar suara yang ada di sekitar kita sehingga kita dapat mengetahui / mengidentifikasi apa yang terjadi di sekitar kita tanpa harus melihatnya dengan mata kepala kita sendiri. Orang yang tidak bisa mendengar disebut tuli.
Dalam Anatomi, Telinga terbagi menjadi tiga bagian yaitu telinga luar, telinga tengah dan telinga dalam. Pada bagian rumah siput tersebut terdapat ujung saraf yang berhubungan dengan pusat pendengaran. Didalam telinga juga terdapat alat keseimbangan yang terletak pada tiga saluran setengah lingkaran.
Telinga mempunyai reseptor khusus untuk mengenali getaran bunyi dan untuk
keseimbangan. Ada tiga bagian utama dari telinga manusia, yaitu bagian telinga luar, telinga
tengah, dan telinga dalam. Telinga luar berfungsi menangkap getaran bunyi, dan telinga tengah meneruskan getaran dari telinga luar ke telinga dalam. Reseptor yang ada pada telinga dalam akan menerima rangsang bunyi dan mengirimkannya berupa impuls ke otak untuk diolah.

Bagian - Bagian Telinga

            Telingan tersusun dari tiga bagian Telinga yaitu telinga luar, telinga tengah dan telinga tengah

a. Telinga Luar

Telinga luar terdiri dari daun telinga, saluran luar, dan membran timpani (gendang
telinga). Daun telinga manusia mempunyai bentuk yang khas, tetapi bentuk ini kurang mendukung fungsinya sebagai penangkap dan pengumpul getaran suara. Bentuk daun telinga yang sangat sesuai dengan fungsinya adalah daun telinga pada anjing dan kucing, yaitu tegak dan membentuk saluran menuju gendang telinga. Saluran luar yang dekat dengan lubang telinga.dilengkapi dengan rambut-rambut halus yang menjaga agar benda asing tidak masuk, dan kelenjar lilin yang menjaga agar permukaan saluran luar dan gendang telinga tidak kering. Membran timpani memiliki bentuk bundar & cekung, oblik terhadap sumbu saluran telinga.lalu pada bagian atasnya terdapat membran shrapnell serta pada bagian bawah terdapat lamina propia (pars tensa).

b. Telinga tengah
Bagian ini merupakan rongga yang berisi udara untuk menjaga tekanan udara agar
seimbang. Di dalamnya terdapat saluran Eustachio yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. Rongga telinga tengah berhubungan dengan telinga luar melalui membran timpani.
Hubungan telinga tengah dengan bagian telinga dalam melalui jendela oval dan jendela bundar yang keduanya dilapisi dengan membran yang transparan. Selain itu terdapat pula tiga tulang pendengaran yang tersusun seperti rantai yang menghubungkan gendang telinga dengan jendela oval. Ketiga tulang tersebut adalah tulang martil (maleus) menempel pada gendang telinga dan tulang landasan (inkus). Kedua tulang ini terikat erat oleh ligamentum sehingga mereka bergerak sebagai satu tulang. Tulang yang ketiga adalah tulang sanggurdi (stapes) yang berhubungan dengan jendela oval. Antara tulang landasan dan tulang sanggurdi terdapat sendi yang memungkinkan gerakan bebas.

c. Telinga dalam
Bagian ini mempunyai susunan yang rumit, terdiri dari labirin tulang dan labirin
membran. Ada 5 bagian utama dari labirin membran, yaitu sebagai berikut:
1. Tiga saluran setengah lingkaran
2. Ampula
3. Utrikulus
4. Sakulus
5. Koklea atau rumah siput
Sakulus berhubungan dengan utrikulus melalui saluran sempit. Tiga saluran setengah lingkaran, ampula, utrikulus dan sakulus merupakan organ keseimbangan, dan keempatnya terdapat di dalam rongga vestibulum dari labirin tulang.
Koklea mengandung organ Korti untuk pendengaran. Koklea terdiri dari tiga saluran yang sejajar, yaitu: saluran vestibulum yang berhubungan dengan jendela oval, saluran tengah dan saluran timpani yang berhubungan dengan jendela bundar, dan saluran (kanal) yang dipisahkan satu dengan lainnya oleh membran. Di antara saluran vestibulum dengan saluran tengah terdapat membran Reissner, sedangkan di antara saluran tengah dengan saluran timpani terdapat membran basiler. Dalam saluran tengah terdapat suatu tonjolan yang dikenal sebagai membran tektorial yang paralel dengan membran basiler dan ada di sepanjang koklea. Sel sensori untuk mendengar tersebar di permukaan membran basiler dan ujungnya berhadapan dengan membran tektorial. Dasar dari sel pendengar terletak pada membran basiler dan berhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar. Bagian yang peka terhadap rangsang bunyi ini disebut organ Korti.

PENYAKIT PADA TELINGA


Kelainan pada telinga antara lain adalah :

1. Radang Telinga
Radang telinga dapat terjadi di bagian luar maupun tengah. Radang telinga bagian luar terjadi karena bakteri. jamur. atau virus yang masuk melalui berbagai cara. misalnya masuk bersama air ketika berenang. Radang telinga tengah (otitis media) dapat terjadi karena bakteri atau virus. misalnya virus influenze. yang masuk dari rongga mulut melirlui saluran Eustachius.

2. Otosklerosis
Penyakit ini merupakan tuli konduksr yang menahun karena tulang sanggurdi kaku dan tidak dapat bergerak secara leluasa. Penyakit ini harus ditangani oleh dokter THT. Otosklerosis adalah penyakit primer dari tulang-tulang pendengaran dan otic capsule. Proses ini menghasilkan tulang yang lebih lunak dan berkurang densitasnya (otospongiosis). Gangguan pendengaran disebabkan oleh pertumbuhan abnormal dari spongy bone-like tissue yang menghambat tulang- tulang di telinga tengah, terutama stapes untuk bergerak dengan baik. Pertumbuhan tulang yang abnormal ini sering terjadi di depan dari jendela oval, yang memisahkan telinga tengah dengan telinga dalam. Normalnya, stapes yang merupakan tulang terkecil pada tubuh bergetar secara bebas mengikuti transmissi suara ke telinga dalam.Ketika tulang ini menjadi terfiksasi pada tulang sekitarnya, getaran suara akan dihambat menuju ke telinga dalam sehingga fungsi pendengaran terganggu.

3. Tuli Mendadak
Tuli mendadak ( istilah medis : sudden deafness ) merupakan keadaan emergensi di telinga, dimana telinga mengalami ketulian secara mendadak, kadang tanpa disertai keluhan, umumnya mengenai satu telinga.Dikatakan emergensi karena keadaan ini sering kali menetap, jika tidak diketahui cepat penyebabnya.Keluhan yang timbul biasanya, terjadi penurunan pendengaran yang berat secara tiba-tiba dapat disertai telinga berdengung ( tinitus ) dan rasa berputar ( vertigo ). Penyebab pasti kadang sulit untuk diketahui, umumnya diakibatkan gangguan pada saraf telinga ( pada rumah siput / koklea ) oleh berbagai hal seperti trauma kepala, trauma bising yang keras, infeksi virus, perubahan tekanan atmosfir dan adanya kelainan darah.

Sunday, 28 April 2013

DEFINISI HIDUNG | BAGIAN HIDUNG | PENYAKIT PADA HIDUNG


    Secara anatomi, hidung (latin = nasale) adalah penonjolan pada vertebrata yang mengandung nostril, yang menyaring udara untuk pernapasan. Hidung sebagai suatu istilah, dapat juga digunakan untuk menunjukkan ujung sesuatu, seperti hidung pada pesawat terbang.

     Hidung adalah bagian yang paling menonjol di wajah, yang berfungsi menghirup udara pernapasan, menyaring udara, menghangatkan udara pernapasan, juga berperan dalam resonansi suara.
Bagian- bagian hidung adalah :

1. Saraf pembau yg terletak pada selaput lendir di rongga hidung atas, kerang hidung atas dan
prmukaan atas kerang hidung tengah.

2. Selaput lender, berfungsi untuk menahan kotoran yg terbawa oleh udara yg kita hirup

3. Bulu – bulu hidung, berfungsi utk menahan kotoran yg terbawa oleh udara yg kita hirup.


Hidung merupakan alat indera manusia yang menanggapi rangsang berupa bau atau zat kimia yang berupa gas.di dalam rongga hidung terdapat serabut saraf pembau yang dilengkapi dengan sel-sel pembau. Setiap sel pembau mempunyai rambut-rambut halus (silia olfaktori) di ujungnya dan diliputi oleh selaput lendir yang berfungsi sebagai pelembab rongga hidung.


Hidung bagian atas terdiri dari tulang dan hidung bagian bawah terdiri dari tulang rawan (kartilago).
Di dalam hidung terdapat rongga yang dipisahkan menjadi 2 rongga oleh septum, yang membentang dari lubang hidung sampai ke tenggorokan bagian belakang.
Hidung menjadi jalan masuk utama oksigen dan keluarnya karbondioksida. Menjaga kesehatan hidung sama pentingnya dengan organ tubuh lainnya. Dan berikut macam-macam penyakit hidung:
Salesma (Cold) dan Influenz (Flu)
Salesma dan influenza merupakan kondisi alat pernapasan yang terinfeksi oleh virus. Umumnya menyebabkan batuk, pilek, sakit leher, terkadang panas atau sakit pada persendian. Pada anak kecil biasanya diiringi gejala mencret ringan.
Hindari menggunakan penicillin, tetracycline atau antibiotika lainnya karena jenis obat ini tidak menyembuhkan Salesma dan Influenza, bahkan dapat menimbulkan bahaya. Penyakit ini hampir selalu sembuh sendiri tanpa obat.
Peradangan hidung akibat alergi (Rhintis Allergica)
Rhintis Allergica bisa disebabkan reaksi alergi pada hidung karena masuknya substansi asing dalam saluran tenggorokan. Anda bisa menggunakan antihistamin seperti chlorpheniramine, dimenhydrinate. Sebagai pencegahan, ketahuilah penyebab terjadinya alergi, apakah debu, bulu ayam, jamur, tepung sari bunga dan lainnya? Lalu hindari benda-benda pemicu alergi tersebut.
Hidung Tersumbat dan Pilek
Alergi atau salesma bisa menjadi penyebab hidung tersumbat atau pilek. Pada anak-anak, banyaknya lendir dalam hidung bisa menyebabkan infeksi telinga. Sedangkan pada orang dewasa, lendir berlebihan bisa menimbulkan gangguan sinus atau peradangan gawat dan berlangsung lama di rongga tulang yang berhubungan dengan hidung.
Gangguan Sinus (Sinusitis)
Sinusitis atau peradangan sinus yang terjadi pada rongga-rongga dalam tulang yang berhubungan dengan rongga hidung. Jika kondisi sudah memasuki tahap gawat biasanya terjadi dalam setahun. Sinusitis memiliki tanda-tanda berikut :
·         Terasa sakit di wajah, khususnya sekitar mata. Terlebih ketika Anda mengetuk tulang atau menundukkan kepala.
·         Hidung sering tersumbat karena adanya nanah atau ingus yang kental.
·         Terkadang disertai panas.
    Macam-macam penyakit hidung dan penyebabnya maka berbeda juga cara penanganannya. Segera periksakan ke dokter jika tidak kunjung sembuh bahkan semakin parah


Saturday, 20 April 2013

Mengapa Perlu sih "DETOKSIFIKASI" ?

DETOKSIFIKASI (detoks / detox)    

Toksin atau racun dalam tubuh adalah zat kimia yang berbahaya yang berasal dari makanan yang tidak sehat, rokok, obat-obatan kimia, polusi dan penyebab yang lain. Apabila racun tersebut terakumulasi dan tidak bisa dikeluarkan, maka akan timbul berbagai penyakit dan mengakibatkan kerusakan jaringan dan organ dalam tubuh.

MENGAPA PERLU DETOKSIFIKASI ?
 
Detoksifikasi adalah proses pengeluaran racun dalam tubuh. Secara alamiah tubuh kita mempunyai organ untuk detoksifikasi yakni ginjal, hati dan usus. Apabila racun dalam tubuh sudah melampaui batas dan terakumulasi, fungsi ginjal, hati dan usus akan terganggu dan tidak bisa mengeluarkan semua racun sehingga mengakibatkan berbagai kerusakan dan penyakit. Begitu racun berhasil dilepaskan, tubuh akan mempunyai kesempatan untuk sehat kembali. Tubuh yang bersih dari racun biasanya mempunyai kulit yang sehat sebagai tandanya.

KEUNTUNGAN DETOKSIFIKASI
 
Detoksifikasi memperbaiki energi dan kinerja organ-organ tubuh, memperbaiki kondisi kulit menjadi lebih sehat dan cerah, melancarkan pencernaan dan buang air besar secara teratur, membantu penyembuhan berbagai penyakit. Memperlambat proses penuaan (anti aging), meningkatkan fertilitas (mudah untuk hamil) dan meningkatkan fleksibilitas tubuh.

DETOKSIFIKASI YANG IDEAL BAGI TUBUH
 
Program detoksifikasi sebaiknya melibatkan tiga organ yang penting, yaitu ginjal, hati dan usus. Proses pembuangan racun tersebut sebaiknya dilakukan setiap 6 bulan atau setahun sekali. Setiap orang mempunyai metabolisme yang berbeda dalam proses detoksifikasi. Akan muncul tanda-tanda tertentu sebagai akibat pembersihan racun dalam jumlah besar. Tanda-tanda yang muncul akan berbeda pada setiap orang, karena sangat tergantung pada banyaknya racun dan tingkat sensitivitas tubuh pada perubahan.

NUTRISI UNTUK SISTEM PENCERNAAN
 
Kesehatan dan penyembuhan berawal dari sistem pencernaan yang baik. Pencernaan yang baik dapat menyerap nutrisi dari makanan yang kita makan, yang akhirnya mampu membantu sel-sel tubuh meregenerasi menjadi sel-sel tubuh yang lebih sehat.

NUTRISI UNTUK SISTEM PEREDARAN DARAH
 
Darah merupakan unsur yang sangat penting bagi tubuh karena berfungsi untuk membawa semua nutrisi penting ke seluruh jaringan tubuh dan pada saat yang bersamaan juga berfungsi membawa zat racun yang tidak dibutuhkan untuk dibuang.

Jika kinerja organ detoksifikasi mengalami penurunan, racun akan terakumulasi dan tersirkulasi dalam darah. Radikal bebas adalah racun yang tersebar di seluruh tubuh. Ciri awal jika darah penuh dengan racun, akan terlihat pada kulit (kulit kurang cerah, alergi, gatal-gatal, psoriasis).

Hal-hal yang dapat MENGHAMBAT detoksifikasi
 
* Kurang minum air putih
* Obat-obatan
* Tidak mengikuti program dengan benar
* Terlalu banyak konsumsi: alkohol, gula, garam dan lemak.

TIPS & SARAN selama detoksifikasi
 
* Makan banyak buah & sayuran segar dan ikan dalam jumlah sedang.
* Buah & sayur direkomendasi karena sangat mudah dicerna.
* Minum banyak air putih minimal 1,5 liter per hari.
* Hindari minum saat makan (minum +/- 1 jam setelah makan).
* Makan sebelum lapar - dan berhenti sebelum kenyang.
* Hindari makan berlebihan.
* Saat detoks, adalah saat untuk kembali ke makanan yang alamiah.
* Latihan fisik/olahraga.
* Berjalan kaki paling kurang 30 menit setiap hari untuk tetap bugar.
Setelah detoksifikasi, anda akan merasa :
Lebih Segar - Lebih Ringan - Lebih Nyaman - Lebih Rileks - Lebih Bersemangat - Lebih Kreatif - Lebih Bermotivasi - Lebih Produktif

(Sumber : http://infosehat911.blogspot.com/)

Thursday, 18 April 2013

AWAS! Perokok Pasif Lebih Berbahaya!!!

AWAS! Perokok Pasif Lebih Berbahaya!!!

                Apakah anda sering bergaul dengan para perokok atau sering berada satu lingkungan dengan orang yang merokok? Kalau iya anda harus hati-hati. Menjauhlah segera ketika para perokok tersebut mengebulkan asap rokoknya. Karena ternyata bahaya yang ditanggung perokok pasif tiga kali lipat dari perokok aktif.

            Perokok pasif bisa lebih bahaya dibanding perokok aktif karena ternyata hanya 25% zat berbahaya yang terkandung didalam rokok masuk kedalam tubuh si perokok,sedangkan 75% sisanya terpapar di udara bebas. Ditambah lagi konsentrasi zat berbahaya yang dihirup perokok pasif tidak terfilter sama sekali, sedangkan bagi perokok aktif zat berbahaya yang masuk ke dalam tubuh masih bisa tersaring oleh filter yang berada di ujung rokok yang dihisapnya. Dan ternyata lagi, racun rokok terbesar berasal dari asap yang mengepul di ujung rokok yang tidak terhisap. Asap rokok tersebut terbentuk dari hasil pembakaran tembakau yang tidak sempurna.

            Menurut Global Youth Survey yang melakukan riset antara tahun 1999-2006, sebanyak 81 persen anak usia 13-15 tahun di indonesia terpapar asap rokok di tempat umum atau menjadi atau perokok pasif. Angka ini melampaui rata-rata persentase perokok pasif dunia yang hanya 56 persen. Riset tersebut juga menunjukkan lebih dari 150 juta penduduk Indonesia menjadi perokok pasif.

            Banyak sekali penyakit yang bisa ditimbulkan oleh rokok, antara lain
1.      penyakit jantung,
2.      kanker paru-paru,
3.      stroke,
4.      aterosklerosis ,
5.      emfisema,
6.       impotensi,
7.      cacat janin,
8.      Tulang Rapuh,
9.      Mudah stres
10.  Dan kelihatan lebih cepat tua dari umur yang sebenarnya.


EMPAT RIBU ZAT BERBAHAYA

            Ada sekitar 4.000 zat berbahaya yang terdapat sebatang rokok, 85 persennya dalam bentuk gas dan sisanya berbentuk partikel.berikut beberapa diantaranya :

1.      TAR

Zat ini menjadi pemicu terjadinya iritasi paru-paru dan kanker. Didalam tubuh perokok pasif, tar ini akan terkonsentrasi tiga kali lipat dibandingkan perokok aktif.

2.      NIKOTIN

Zat ini paling sering dibicarakan dan diteliti. Bahayanya dapat meracuni saraf tubuh, meningkatkan tekanan darah, menimbulkan penyempitan pembuluh darah tepi, serta menyebabkan ketagihan dan ketergantungan pada pemakainya.

3.      BAHAN KIMIA BERBAHAYA

Didalam sebatang rokok terdapat ribuan bahan kimia berbahaya. Di tubuh manusia, bahan kimia berbahaya ini akan meningkatkan risiko penyakit kanker. Bagi perokok pasif bahan kimia ini akan semakin berbahaya karena akan terkonsentrasi menjadi 50 kali lipat dibandingkan para perokok aktif.


MUNCORD CAPSULES


            Jika Anda termasuk perokok pasif atau sulit menghindar dari perokok aktif, ada baiknya anda rajin mengkonsumsi food supplement yang dapat memperkuat daya tahan tubuh, agar bahaya akibat menghirup asap rokok dapat ditekan semaksimal mungkin. Dalam hal ini Muncord Capsules patut menjadi pilihan, sebab produk yang satu ini selain dapat meningkatkan imunitas tubuh juga sangat baik untuk memperkuat kesehatan paru-paru
 

Blogger news

Translate this page to the following language!

English French German Spain Italian Dutch

Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified


Blogroll

Google+ Friends